<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
  <channel>
    <title>SakuRe &amp;mdash; reeinshiyu</title>
    <link>https://reeinshiyu.writeas.com/tag:SakuRe</link>
    <description>Seluruh kisah yang dikhususkan kepada mereka yang berkenan untuk membacanya.</description>
    <pubDate>Thu, 14 May 2026 01:01:04 +0000</pubDate>
    <item>
      <title>Nama Panggilan.</title>
      <link>https://reeinshiyu.writeas.com/nama-panggilan-sazanami-sakuya?pk_campaign=rss-feed</link>
      <description>&lt;![CDATA[  Sazanami Sakuya × Hizafa Rein.&#xA;  #FaureYume; #SakuRe.&#xA;&#xA;   Isn&#39;t that harsh enough?&#xA;        written by @dreamereein (Faure).&#xA;&#xA;  #FanfictionArchives; #Yumeships.&#xA;  #StarMyu © C-Station, NBCUniversal Entertainment Japan. !--more--&#xA;&#xA;---&#xA;&#xA;   Dahi mengerut, tangan mengurut. Menatap lelah sosok yang berada dihadapan, sulit untuk melarikan diri dari persoalan ini. &#xA;&#xA;   &#34;Baiklah aku menerimanya, Hizafa.&#34;&#xA;&#xA;Tidak dalam hal seperti yang dipikirkan, namun ini semua tak sesuai apa yang dipikirkan juga.&#xA;&#xA;   Mengangguk pelan, kemudian berkata, &#34;Yah baiklah, terima kasih untuk itu … lalu maaf juga, karena aku masih belum terbiasa.&#34;&#xA;&#xA;   Tertegun akan perkataan baru saja dilontarkan, seraya mendesah lelah kemudian keduanya melanjutkan kaki menapak, setelah ucapan selanjutnya ia katakan.&#xA;&#xA;   &#34;Dasar Hizafa. Tidak apa-apa, aku akan tetap memakluminya.&#34;&#xA;&#xA;   &#34;Ah, maaf. Sakuya-san, ada apa?&#34;&#xA;&#xA;   Walau sejujurnya, dia sendiri yang masih belum terbiasa, dan hampir beberapa kali ini, kaget akan nama panggilannya dia sendiri.&#xA;&#xA;   &#34;Oh, tidak. Hanya saja aku masih belum terbiasa dengan panggilanmu. Tapi kenapa dirimu meminta maaf?&#34; tanyanya mulai melirik sosok Rein yang berjalan beriringan dengan dirinya.&#xA;&#xA;   &#34;Oh, begitu. Maaf lagi, itu kebiasaan.&#34;&#xA;&#xA;   &#34;Eh?&#34;&#xA;&#xA;   End.]]&gt;</description>
      <content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Sazanami Sakuya × Hizafa Rein.
<a href="https://reeinshiyu.writeas.com/tag:FaureYume" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">FaureYume</span></a>; <a href="https://reeinshiyu.writeas.com/tag:SakuRe" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">SakuRe</span></a>.</p></blockquote>

<p>   <em>Isn&#39;t that harsh enough?</em>
        <em>written by <a href="https://twitter.com/dreamereein" rel="nofollow">@dreamereein</a> (Faure).</em></p>

<blockquote><p><a href="https://reeinshiyu.writeas.com/tag:FanfictionArchives" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">FanfictionArchives</span></a>; <a href="https://reeinshiyu.writeas.com/tag:Yumeships" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">Yumeships</span></a>.
<a href="https://reeinshiyu.writeas.com/tag:StarMyu" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">StarMyu</span></a> © C-Station, NBCUniversal Entertainment Japan. </p></blockquote>

<hr/>

<p>   Dahi mengerut, tangan mengurut. Menatap lelah sosok yang berada dihadapan, sulit untuk melarikan diri dari persoalan ini.</p>

<p>   “Baiklah aku menerimanya, Hizafa.”</p>

<p>Tidak dalam hal seperti yang dipikirkan, namun ini semua tak sesuai apa yang dipikirkan juga.</p>

<p>   Mengangguk pelan, kemudian berkata, “Yah baiklah, terima kasih untuk itu … lalu maaf juga, karena aku masih belum terbiasa.”</p>

<p>   Tertegun akan perkataan baru saja dilontarkan, seraya mendesah lelah kemudian keduanya melanjutkan kaki menapak, setelah ucapan selanjutnya ia katakan.</p>

<p>   “Dasar Hizafa. Tidak apa-apa, aku akan tetap memakluminya.”</p>

<p>   “Ah, maaf. Sakuya-<em>san</em>, ada apa?”</p>

<p>   Walau sejujurnya, dia sendiri yang masih belum terbiasa, dan hampir beberapa kali ini, kaget akan nama panggilannya dia sendiri.</p>

<p>   “Oh, tidak. Hanya saja aku masih belum terbiasa dengan panggilanmu. Tapi kenapa dirimu meminta maaf?” tanyanya mulai melirik sosok Rein yang berjalan beriringan dengan dirinya.</p>

<p>   “Oh, begitu. Maaf lagi, itu kebiasaan.”</p>

<p>   “<em>Eh</em>?”</p>

<p>   <strong>End.</strong></p>
]]></content:encoded>
      <guid>https://reeinshiyu.writeas.com/nama-panggilan-sazanami-sakuya</guid>
      <pubDate>Sun, 06 Mar 2022 21:59:50 +0000</pubDate>
    </item>
  </channel>
</rss>