<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
  <channel>
    <title>ItsuRei &amp;mdash; reeinshiyu</title>
    <link>https://reeinshiyu.writeas.com/tag:ItsuRei</link>
    <description>Seluruh kisah yang dikhususkan kepada mereka yang berkenan untuk membacanya.</description>
    <pubDate>Thu, 14 May 2026 00:57:57 +0000</pubDate>
    <item>
      <title>Nona.</title>
      <link>https://reeinshiyu.writeas.com/nona?pk_campaign=rss-feed</link>
      <description>&lt;![CDATA[  Ootori Itsuki × Hizafa Rein.&#xA;  #FaureYume; #ItsuRei.&#xA;&#xA;   Moments that make me a little embarrassed, when I hear it again.&#xA;        written by @dreamereein (Faure).&#xA;&#xA;  #FanfictionArchives; #Yumeships.&#xA;  #StarMyu © C-Station, NBCUniversal Entertainment Japan. !--more--&#xA;&#xA;---&#xA;&#xA;   Sempat terdiam, berakhir tertawa. Semburat tipis kian mulai berkumpul pada wajah. Deretan gigi putihnya sedikit menutup, menyelesaikan tawanya. &#34;Itu sedikit memalukan, Rein.&#34;&#xA;&#xA;   &#34;Aa, maafkan aku.&#34;&#xA;&#xA;   Menunduk serta merasa bersalah, permintaan maaf pun terdengar oleh telinganya. &#34;Tak masalah,&#34; sahut Ootori cepat.&#xA;&#xA;   Sekilas menoleh ke arah Ootori disana, pandangan Rein kembali melihat foto masa kecil, selama festival di sekolah menengah ia dulu. &#34;Tapi, dirimu memang terlihat seperti Nona.&#34;&#xA;&#xA;   &#34;Sangat cantik.&#34;&#xA;&#xA;   &#34;Rein ….&#34;&#xA;&#xA;   &#34;Ah, pantas saja Ootori-san sering dipanggil Nona Ootori. Dirimu benar-benar mirip seperti perempuan, lho!&#34;&#xA;&#xA;   Menutup wajahnya, bahkan ia tak bisa mempercayai fakta yang didengarkan dari Rein. Bagaimana bisa ia dikatakan cantik olehnya? Padahal dia jelas-jelas laki-laki.&#xA;&#xA;   &#34;Baiklah, panggil aku sesukamu saja. Tapi jangan yang mengatakan diriku demikian,&#34; jelas Ootori.&#xA;&#xA;   &#34;Maafkan aku! Aku tak sadar!&#34;&#xA;&#xA;   End.]]&gt;</description>
      <content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Ootori Itsuki × Hizafa Rein.
<a href="https://reeinshiyu.writeas.com/tag:FaureYume" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">FaureYume</span></a>; <a href="https://reeinshiyu.writeas.com/tag:ItsuRei" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">ItsuRei</span></a>.</p></blockquote>

<p>   <em>Moments that make me a little embarrassed, when I hear it again.</em>
        <em>written by <a href="https://twitter.com/dreamereein" rel="nofollow">@dreamereein</a> (Faure).</em></p>

<blockquote><p><a href="https://reeinshiyu.writeas.com/tag:FanfictionArchives" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">FanfictionArchives</span></a>; <a href="https://reeinshiyu.writeas.com/tag:Yumeships" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">Yumeships</span></a>.
<a href="https://reeinshiyu.writeas.com/tag:StarMyu" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">StarMyu</span></a> © C-Station, NBCUniversal Entertainment Japan. </p></blockquote>

<hr/>

<p>   Sempat terdiam, berakhir tertawa. Semburat tipis kian mulai berkumpul pada wajah. Deretan gigi putihnya sedikit menutup, menyelesaikan tawanya. “Itu sedikit memalukan, Rein.”</p>

<p>   “Aa, maafkan aku.”</p>

<p>   Menunduk serta merasa bersalah, permintaan maaf pun terdengar oleh telinganya. “Tak masalah,” sahut Ootori cepat.</p>

<p>   Sekilas menoleh ke arah Ootori disana, pandangan Rein kembali melihat foto masa kecil, selama festival di sekolah menengah ia dulu. “Tapi, dirimu memang terlihat seperti Nona.”</p>

<p>   “Sangat cantik.”</p>

<p>   “Rein ….”</p>

<p>   “Ah, pantas saja Ootori-<em>san</em> sering dipanggil Nona Ootori. Dirimu benar-benar mirip seperti perempuan, lho!”</p>

<p>   Menutup wajahnya, bahkan ia tak bisa mempercayai fakta yang didengarkan dari Rein. Bagaimana bisa ia dikatakan cantik olehnya? Padahal dia jelas-jelas laki-laki.</p>

<p>   “Baiklah, panggil aku sesukamu saja. Tapi jangan yang mengatakan diriku demikian,” jelas Ootori.</p>

<p>   “Maafkan aku! Aku tak sadar!”</p>

<p>   <strong>End.</strong></p>
]]></content:encoded>
      <guid>https://reeinshiyu.writeas.com/nona</guid>
      <pubDate>Thu, 14 Apr 2022 15:06:27 +0000</pubDate>
    </item>
  </channel>
</rss>