Summer.

Minowa Totomaru × Reader. #KenkaBanchou Fanfiction.

Day 23 of #SimpTember 2021.


Musim panas biasanya identik dengan panas-nya matahari yang menjalar di sekitarnya, bukan? Inilah yang sedang terjadi sekarang. Seorang lelaki rambut pirang dengan ikat kepala khasnya, berwarna oranye, bila tak sekolah. Namanya juga liburan, 'kan.

“Totomaru!” seru seseorang memanggil namanya, Minowa Totomaru.

Terkesiap kaget, ia mulai menoleh ke arah siapa yang menyerukan namanya seperti itu. Dengan jelas dilihatnya seorang gadis. Ya, itu gadis yang tinggal sebelah rumahnya.

“Oi, [Name]. Kenapa kau berteriak seperti itu?” celetuk Totomaru, mencoba menadapati apa yang menjadi tujuan sang gadis dihadapan ia.

“Jalan-jalan, yuk!” ajaknya.

“Hah? Panas-panas kayak begini? Mau badanmu gosong atau bagaimana?” sarkas Totomaru, dia tak terima berakhir mengingatkan.

“Ya tidak begitu! Memangnya, tidak mau apa jalan-jalan ke suatu tempat yang adem?” tanya balik [Name]. Benar gadis itu bernama [Full Name], akrab dipanggil sebagai [Name].

Masalah Totomaru yang seorang berandalan atau sekolahnya, ia tahu. Walau tak begitu bisa bertarung, [Name] tetap bersikeras bahwa Totomaru pernah menyelamatkan dirinya dulu.

Itulah yang membuat mereka akhirnya kenal, nyatanya tetanggan. “Loh, memang ada di tempat yang panas, begini?” Totomaru tak mempercayainya.

Memang ada tidak sih, tempat yang dingin sewaktu musim panas di luar ruangan? Sepertinya tidak. Sebelum akhirnya berkecamuk pada pikiran, tangan menarik pergelangan Totomaru.

Berberapa jalanan terlangkahi, belum apa-apa sudah lelah. Jujur saja seharusnya ia tidak lari-lari. Mau apa dikata, tinggal beberapa langkah lagi.

“Nah ini, dingin 'kan?” Menempelkan sesuatu ke pipi Totomaru, itu es krim.

“Astaga, [Name]!”

“Ini buatmu, hehe.”

“Ya ampun, mau berikan es krim saja harus lari-lari dulu. Lihat kan terengah-engah begitu.”

“Iya-iya, abaikan saja dan makan es krimnya.”